Wednesday, 8 August 2012

Penyesuaian (Adjusting)


Kenapa ada penyesuaian??

Pada akhir periode akuntansi, ada beberapa saldo akun di buku besar (ledger) yang perlu dilakukan dilakukan pemutahiran agar didapatkan saldo yang menggambarkan saldo yang sebenarnya.Contoh, saldo akun beban di bayar dimuka, atau asuransi dibayar dimuka pada akhir periode mungkin disajikan terlalu besar (over stated) dikarenakan pencatatan yang tidak dilakukan per hari.

akuntansi

Untuk itulah diperlukan ayat jurnal penyesuaian (adjusting entries). Semua ayat jurnal penyesuaian mempengaruhi paling sedikit satu akun laba-rugi dan satu akun neraca. Dengan demikian, suatu ayat jurnal penyesuaian akan selalu melibatkan akun pendapatan atau beban dan akun aktiva atau kewajiban.

Empat pos dasar yang memerlukan ayat jurnal penyesuaian :
·         Penangguhan (deferral). Dilakukan dengan mencatat transaksi sedemikian rupa sehingga menunda atau menangguhkan pengakuan beban atau pendapatan.
1.  Beban ditanggukan (deferral expenses) atau beban dibayar dimuka (prepaid expenses). Adalah  pos yang sejak awal dicatat sebagai aktiva tetapi akan menjadi beban selama operasi normal bisnis.Contoh, perlengkapan dan asuransi dibayar dimuka, bunga dibayar dimuka.
2.  Pendapatan yang ditangguhkan (deferred revenues) atau pendapatan diterima dimuka (unearned revenues). Adalah pos yang sejak awal dicatat sebagai kewajiban tetapi diharapkan menjadi pendapatan selama operasi normal bisnis. Contoh; sewa diterima dimuka dan premi yang diterima dimuka pada perusahaan asuransi.
·         Pos Akrual. Timbul karena akibat tidak adanya pencatatan beban yang terjadi atau pendapatan yang dihasilkan. Dapat juga diartikan  sebagai pos-pos yang timbul sejalan dengan berlalunya waktu, namun tidak dilakukan pencatatan atas pos-pos tersebut.
1.  Beban akrual atau kewajiban akrual. Adalah beban yang sudah terjadi tetapi belum dicatat dalam akun. Contoh, upah akrual yang terhutang pada karyawan pada saat akhir periode.
2.  Pendapatan akrual atau aktiva akrual. Adalah pendapatan yang telah dihasilkan tetapi belum dicatat dalam akun. Contoh, honor atas jasa yang yang telah diberikan tetapi belum ditagih, bunga akrual atas wesel tagih dan sewa akrual yang belum ditagih.

Konsep Penandingan (Matching Concept)


    Menentukan periode akuntansi yang tepat, akuntan akan menggunakan :    
1.    Akuntansi dasar kas (Cash Basis)
2.    Akuntansi dasar akrual (Acrual Basis)

Dasar kas     : pendapatan dan beban dilaporkan dalam laporan laba rugi para periode dimana kas diterima atau dibayar.
                          Contoh, penghasilan dan beban diakui pada saat  kas diterima dari klien atau kas keluar pada saat pembayaran beban. Laba (rugi) merupakan selisih antara pendapatan dan beban

Dasar akrual : pendapatan dilaporkan dalam laporan laba rugi pada saat dimana pendapatan itu dihasilkan.
                          Contoh, pendapatan diakui pada saat jasa diberikan tanpa melihat apakah kas telah diterima atau belum dari pelanggan selama periode ini. Begitu juga dengan beban, Konsep ini disebut konsep pengakuan pendapatan (reveneu recognation concept)


Konsep akuntansi yang mendukung pelaporan pendapatan dan beban terkait pada periode yang sama disebut konsep penandingan (matching concept). Bagi usaha yang kecil boleh saja menggunakan cash basis karena mempunyai sedikit piutang dan hutang usaha. Tapi pada perusahaan berskala besar, diwajibkan menggunakan acrual basis.

Acrual basis dan kaitannya dengan matching concept memerlukan pemutahiran atas beberapa akun dalam penyiapan laporan keuangan. Yang disebut juga sebagai penyesuaian.

Penemuan dan Koreksi Kesalahan



Kadangkala terjadi kesalahan dalam melakukan jurnal dan posting transaksi.  Dalam kasus tertentu kesalahan ini dapat diabaikan karena nilainya tidak begitu material (materiality concept) sehingga tidak mempengaruhi keputusan manajemen atau pengguna laporan keuangan. Contoh, kesalahan pencatatan penjualan beberapa dollar,  sedangkan penjualan keseluruhan mencapai jutaan dollar.



Kesalahan yang tidak menyebabkan perbedaan jumlah dalam neraca saldo :

1.    Transaksi yang tidak tercatat dan tidak diposting

2.    Pencatata yang sama di sisi kredit dan debit
3.    Pencatatan transaksi yang sama lebih dari 1 kali
4.    Posting benar tapi dalam akun yang salah
     
      Koreksi Kesalahan
       
      Prosedur yang digunakan dalam mengoreksi kesalahan
                                                                    
Kesalahan
Prosedur Koreksi
1.    Ayat jurnal tidak benar tetapi tidak diposting
Coret kesalahan dan cantumkan judul atau jumlah yang benar
2.    Ayat jurnal sudah benar tapi diposting secara keliru
Coret kesalahan dan lakukan posting  yang benar
3.    Ayat jurnal tidak benar dan sudah diposting
Buatlan jurnal dan posting untukmengkoreksi kesalahan

Analisis dan Ikhtisar Transaksi (2)

Buku Besar

1. Buku Besar Akun Kas















Analisis dan Ikhtisar Transaksi (1)

Arus transaksi

Penggunaan sistem double entry untuk menganalisa transaksi :
a.  Tentukan apakah akun aktiva, kewajiban, ekuitas, pendapatan dan beban terpengaruh oleh suatu transaksi.
b.  Untuk setiap akun yang terpengaruh, tentukan apakah akun tersebut mengalami kenaikan atau penurunan
c.   Tentukan apakah kenaikan atau penurunan yang terjadi dalam transaksi dicatat sebagai debit atau kredit.

Jurnal di dalam suatu dunia usaha menggunakan berbagai format. Bisa menggunakan jurnal serbaguna (jurnal dua kolom) atau dapat juga menggunakan beberapa kolom jurnal. Jika menggunakan beberapa jurnal, setiap jurnal digunakan untuk mencatat transaksi yang berbeda. Contoh jurnal penerimaan kas dan jurnal pengeluaran kas.

Monday, 6 August 2012

Transaksi dan Akun Neraca


Lihat Kembali Transaksi Gibran Compt di halaman sebelumnya.



Transaksi Bisnis dan Persamaa Akuntansi


Persamaan akuntansi dinyatakan 
“AKTIVA= KEWAJIBAN + EKUITAS PEMILIK”
                                 Atau
“AKTIVA – KEWAJIBAN = EKUITAS PEMILIK”

Contoh :
Aktiva Perusahaan           :  $10.000,-
Kewajiban                           :  $  3.000,- (-)
Ekuitas Pemilik                 :  $  7.000,-

Semua transaksi bisnis dapat dinyatakan dengan perubahan pada ketiga unsur persamaan akuntansi.

Contoh :
1.       1 November 2011, Gibran membuka usaha jasa perbaikan komputer.
2.       1 November, Gibran membuka rekening bank $15.000,- atas nama Gibran Comp.
3.       2 November, Gibran membeli sebuah tanah untuk usaha $10.000,-
4.       3 November, Gibran membeli perlengkapan usaha $1.350,- secara kredit.
5.       30 November, Gibran memperoleh $7.500,- pendapatan atas jasanya selama 1 bulan secara tunai.
6.       30 November, Gibran membayar beban usaha yang terdiri dari; Gaji $2.125, Utilitas (listrik, air dll) $450,- beban sewa $800,- dan lain-lain $275
7.       30 November membayar cicilan hutang $950,-
8.       30 November, sisa perlengkapan yang belum terpakai $550,-. Pemakaian $1.350 - $550 = $800,-
9.       30 November, Gibran menarik $2.000,- untuk kepentingan pribadi

Wednesday, 1 August 2012

Laporan Arus Kas


Laporan arus kas adalah suatu ikhtisar penerimaan kas dan pembayaran kas selama periode waktu tertentu. Misal sebulan atau setahun

Laporan arus kas terdiri dari  3 bagian yaitu :
1.         Arus kas dari aktivitas operasi = melaporkan ikhtisar penerimaan dan pembayaran kas yang menyangkut operasi perusahaan
2.         Arus kas dari aktivitas investasi =  melaporkan transaksi kas untuk penjualan/pembelian aktiva tetap
3.         Arus kas dari aktivitas pendanaan = melaporkan transaksi kas yang berhubungan dengan investasi pemilik, peminjaman dana, pengambilan uang oleh pemilik.

Laporan Ekuitas Pemilik


Laporan ekuitas pemilik melaporkan perubahan ekuitas pemilik selama jangka waktu tertentu. Laporan disiapkan setelah laporan laba rugi, karena laporan laba rugi bersih dilaporkan dalam laporan ini. Lapran ini juga dibuat sebelum neraca dibuat, karena laporan ekuitas pemilik  juga dilaporkan di dalam neraca.